
Lewat satelit yang mengorbit setinggi ribuan kilometer dari
permukaan bumi, wujud bumi dari kejauhan dapat dicitrakan dalam sebuah
gambar digital. Citra satelit ini berguna untuk memantau kondisi suatu
wilayah pasca-bencana. Salah satunya sebaran debu vulkanik yang
dihasilkan erupsi Gunung Kelud, Kediri, Jatim, beberapa waktu lalu.
Namun
sayang, untuk bisa mendapatkan citra satelit ini Indonesia masih harus
bergantung pada lembaga antariksa negara lain. Padahal tak semua data
itu didapatkan dengan gratis. "Jadi satelite citra itu
sebenarnya itu punya asing ya. Kita membayar semacam biaya langganan
untuk mendapatkan data tersebut. Yang Land-SAT kita kerjasama dengan
Amerika, SPOT kita dengan Perancis,"...